RSS

Bisnis Properti Tak ada Matinya

22 Nov

Investasi di properti merupakan pilihan tepat untuk mengembangbiakan uang. Lebih dari itu, investasi property juga lebih secure dibanding jenis-jenis investasi lain.
Mayoritas produk investasi lain banyak dipengaruhi oleh faktor luar. Misalnya investasi saham di bursa, harganya bisa naik turun sangat cepat bahkan signifikan hanya karena isu atau gosip seputar politik, kebijakan pemerintah, keamanan negara, kondisi ekonomi, atau seperti obligasi yang harganya turun saat angka inflasi dan suku bunga membengkak.
Bandingkan dengan investasi property, walaupun juga terpengaruh faktor luar, namun perubahannya tidak terlalu cepat. Ambil contoh harga rumah, tentunya tidak bisa berubah begitu saja dalam sehari tetapi butuh tahunan.
Sebuah rumah bisa dianggap bernilai investasi bila memenuhi prasyarat seperti dekat dengan pusat bisnis. Jika sebuah rumah berada dalam lingkungan yang dekat dengan pusat bisnis, perkantoran, atau daerah industri, pusat perbelanjaan, sekolah atau kampus, maka harga rumah tersebut bisa cepat naik.
Rumah juga bernilai investasi tinggi bila memiliki jalan masuk yang lebar. Faktor yang satu ini ternyata turut menentukan apakah sebuah rumah bisa berharga tinggi atau tidak. Jika sebuah rumah memiliki jalan masuk yang lebar dan bisa dilewati oleh mobil dengan nyaman, maka faktor ini bisa turut mengangkat harga jual rumah.
Pengamat property Ali Tranghada menjelaskan sebelum memilih tempat sebagai investasi, masyarakat biasanya terlebih dahulu mencari informasi apakah daerah tersebut layak untuk dijadikan tempat investasi. ”Akses jalan tol dan kejelasan konsep kawasan perumahan di suatu daerah menjadi salah satu alas an masyarakat untuk berinvestasi property,” jelasnya saat dihubungi SINDO.
Bila investor hendak berinvestasi pada property, wajib melakukan diversifikasi agar risikonya kecil dan memperoleh keuntungan. Diversifikasi pada properti menggunakan konsep lokasi dan jenis, misalnya berupa perkantoran, perumahan, dan pergudangan. Bila di wilayah tersebut semakin banyak terdapat perkantoran, perumahan atau pergudangan ada kemungkinan nilai investasi di daerah tersebut akan berkembang pesat.
Salah satu daerah yang cukup berkembang di Jakarta adalah wilayah kelapa gading. Daerah ini merupakan salah satu wilayah dengan pertumbuhan tertinggi setelah Pondok Indah dan Puri Indah, dan masih akan berkembang karena pengembangan properti masih dimungkinkan di wilayah tersebut, apalagi dengan kehadiran Keppel land di sana. Dalam beberapa tahun ke depan berinvestasi di daerah tersebut nampaknya masih cukup prospektif.
Sementara di Tangerang perkembangan investasi nampaknya masih tetap berada di daerah Serpong. Namun untuk beberapa tahun ke depan sepertinya akan terjadi pergeseran ke arah utara seperti Bintaro. Ini karena kawasan perumahan besar di Serpong, misalkan Bumi Serpong Damai (BSD) berencana melakukan ekspansi ke arah utara.
Investor akan semakin bernafsu menanamkan investasi di kawasan perumahan di Tangerang kalau ruas Jalan Tol di perumahan Alam Sutera telah selesai dibangun. Sebab pilihan jalan tol di Tangerang akan semakin banyak. Disisi lain, sejumlah pengembang terus membenahi berbagai fasilitas kehidupan di Tangerang.
Pertumbuhan industri property di Bogor juga semakin berkembang. Hal itu terbukti dari semakin besarnya jumlah pengembang yang membangun perumahan mewah di Bogor. Untuk sementara, Sentul masih menjadi minat sejumlah investor sebagai tempat berinvestasi di Bogor. Hanya saja, sejumlah pengembang di Sentul belum bisa memaksimalkan potensi yang dimilikinya. ”itu terlihat dari belum begitu jelasnya konsep kawasan perumahan di Sentul,” tuturnya.
Pada masa mendatang, dia memperkirakan investor perumahan akan banyak menanamkan uangnya di perumahan yang terletak di Cibubur. Khususnya yang menuju arah jalan TB Simatupang. Ini karena kawasan tersebut relative dekat dengan Jakarta. Selain itu, akses transportasi di kawasan tersebut relative banyak.
Sementara, pertumbuhan perumahan di Depok nampaknya akan berkembang ke arah sawangan dan Cinere. Ini karena ke dua daerah tersebut relative dekat dengan Jakarta. Daerah tersebut juga sudah banyak terdapat kawasan perumahan. Sehingga pengembang tinggal melanjutkan pengembang wilayahnya.
Di Depok juga direncanakan membangun dua jalan tol, yakni Jalan Tol Cienere-Jagorawi (Cijago) dan Depok-Antasari (Desari). Jalan Tol Cijago sepanjang 14 km akan berfungsi secara regional karena menghubungkan wilayah Tangerang, Bogor, Bekasi, dan Jakarta. Sedangkan Jalan Tol Desari sepanjang 22 km. Jalan tol ini akan menghubungkan Jakarta Selatan (Jalan P Antasari), Kota Depok, dan Kabupaten Bogor.
Rencana sejumlah pengembang di Jakarta yang hendak ekspansi ke wilayah Timur Jakarta, nampaknya akan menjadikan Bekasi sebagai alternative investasi. Daerah perbatasan Kelapa Gading dan Cakung memiliki prospek sebagai tempat investasi perumahan. Sekaligus menghilangkan kesan kalau Bekasi hanyalah merupakan tempat untuk tinggal.
Direktur Indoproperti Hari Jap, menjelaskan, tidak ada pergeseran daerah prime di Jakarta. Daerah-daerah seperti Kelapa Gading, Pantai Indah Kapuk (PIK), Menteng, atau Kebayoran Baru. Masih menjadi impian masyarakat untuk dijadikan sebagai daerah tempat tinggal oleh masyarakat. Indikasinya terlihat dari masih besarnya permintaan untuk tinggal di daerah tersebut. Padahal penawaran tinggal di daerah tersebut relative sedikit.
Di masa mendatang, kawasan tersebut malah akan semakin mengkilap. Karena masyarakat yang sekarang belum sempat tinggal di kawasan tersebut akan terus berupaya agar bisa bertempat tinggal di daerah tersebut. ”Tentunya akan membuat harga rumah di daerah tersebut semakin mahal,” tuturnya.
Di luar kawasan perumahan tersebut, sebenarnya masih ada beberapa daerah yang memiliki potensi menjadi daerah prime, misalkan saja beberapa daerah di Jakarta Barat. Namun masih butuh waktu untuk menguji apakah daerah tersebut benar-benar layak dijadikan sebagai daerah prime. Salah satunya dengan konsistensi permintaan terhadap kawasan perumahan di daerah tersebut. Sebab ada kecenderungan daerah yang dipaksakan untuk maju cenderung kurang maksimal dalam menarik investor.
Di daerah satelit Jakarta, Tangerang paling banyak diminati sebagai tempat untuk berinvestasi sector perumahan. Ini karena fasilitas yang tersedia di Tangerang sudah banyak tersedia. Bahkan sebagian masyarakat Tangerang sudah tidak lagi pergi ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dari sekian banyak daerah di Tangerang, Serpong dan Bintaro merupakan daerah yang paling banyak diminati investor. Ini tidak terlepas dari terkonsentrasinya perumahan besar di kawasan tersebut. Selain itu, kemudahan akses transportasi dari dan menuju daerah tersebut relative banyak. ”Berbagai fasilitas di Tangerang juga terkonsentrasi pada dua daerah tersebut,” terangnya.
Setelah Tangerang, investor memilih Bogor sebagai daerah tujuan investasi perumahan. Ini karena kawasan perumahan di Bogor memiliki berbagai kelebihan dibandingkan daerah satelit lainnya. Misalkan saja, view indah, udara yang relative lebih sejuk, serta air yang lebih segar. Dengan kondisi alam seperti itu, tidak mengherankan kalau sejumlah investor menjadikan Bogor sebagai alternative investasi perumahan setelah Tangerang.
Selain kesejukan, daya dukung lainnya untuk tinggal di Bogor adalah adanya transportasi yang cukup memadai. Meski belum seperti harapan, kereta api jurusan Bogor Utara-Jakarta paling lama dijangkau hanya dalam tempo antara 20-40 menit. Dengan begitu, masyarakat tidak perlu terlalu lama berada di jalan untuk menuju Jakarta.
Di urutan selanjutnya adalah Bekasi. Bekasi berada di urutan ketiga karena sebagaian besar masyarakat yang tinggal di daerah tersebut adalah penghuni. Namun untungnya di Bekasi banyak terdapat pabrik. Kondisi tersebut tentu membuka peluang bagi investor meraih laba.
Karena pastinya pekerja pabrik khususnya pada level managerial pastilah harus memiliki rumah singgah di dekat areal pabrik. Kebetulan sejumlah kawasan perumahan menengah dan atas di Bekasi memiliki konsep menggabungkan kawasan perumahan dan pabrik. Namun karena jumlah managerial pabrik relative terbatas, maka investor tidak bisa berharap terlalu banyak untuk berinvestasi di Bekasi.
Depok merupakan daerah satelit terakhir yang paling diminati investor. Selain karena kawasan perumahan di Depok masih terbatas, namun juga belum banyak alas an yang menyebabkan investor harus berinvestasi di kawasan tersebut. ”Kalaupun ada, hanya terbatas yakni di sekitar kampus,” tuturnya. (Seputar Indonesia)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada November 22, 2008 in properti

 

One response to “Bisnis Properti Tak ada Matinya

  1. Endy Fatah Joesoef

    Desember 14, 2008 at 13:50 p12

    Salam SEFTer,
    Perkenalkan Saya Endy, Lengkapnya Endy Fatah Joesoef. Ingin melengkapi Informasi mengenai SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) maka kami berikan penjelasan sebagai berikut : Pertama menganai mengapa teknik ini dikembangkan oleh Ahmad Faiz Zainuddin di Indonesia sejak tahun 2005 ? Salah satu alasan mendasarnya adalah adanya sebuah keinginan yang mendasar untuk menemukan suatu teknologi di bidang Psikologi yang dapat menjadi solusi untuk banyak orang. Akhinya di kembangkanlah teknik ini menjadi SEFT – Spiritual Emotional Freedom Technique. Tidak hanya itu, untuk memastikannya (Insyaalloh) dibuatlah lembaga PT. LoGOS Institute dengan pendekatan ‘Social Entrepreneur’ – Selengkapnya bisa kunjungi website-nya di http://WWW.LoGOS-Institute.com/ selanjutnya SEFT efektif karena didalamnya secara eklektik mengandung 14 macam teknik psychoterapi tingkat lanjut. Keempat belas macam teknik tersebut adalah : 1. NLP (Neuro Linguistic programming) – yakni ketika kita melakukan setup, tun in dan tapping. 2. Behavioral therapy – Desensitization. 3. Psychoanalisa – Finding the historical roots of the symptom, to be aware of the unawareness, chatarsis. 4. Logotheraphy 5. EMDR 6. Sedona Method 7. ericksonian Hypnosis 8. Sugesty & Affirmation 9. visualization, 10. Provocative therapy 11. Trancendental Relaxation & Meditation 12. Gestalt therapy 13. Energy therapy 14. Powerful prayer (faith, concentration, acceptance, surrender, grateful). yang keempat belas teknik ini bertemu secara sinergis di sebuah teknik pemberdayaan diri yang di beri nama SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique)- info ini selengkapnya dapat di baca di http://logosseft.blogspot.com/ Paradigma pendekatan SEFT mengacu pada pendahulunya di Energy Psychology bahwa penyebab segala macam emosi negatif adalah terganggunya sistem energy tubuh (
    Gary Craig, 1984). Disisi lai dipahami bahwa sel-sel tubuh kita digerakkan oleh energi. Sel ini dapat di pelajari dengan pendekatan ‘materi’ atau ‘energi’. Dalam tradisi pengobatan klasik/kuno, proses penyembuhan dilakkan dengan pendekatan energi (Albert Szent Gyorgy – Penerima Nobel Bidang Kedokteran). So, ditangan Ahmad Faiz Zainuddi (1995) teknik ini tidak hanya digunakan untuk healing (penyembuhan) namun berkembang pada spektrum 3 domain kehidupan yang lain yakni : Succes (bagaimana kita meraih apa yang kita inginkan), happiness (bagaimana kita benar-benar menginginkan mengenai apa yang sudah kita raih),dan everyday greatness (bagaimana kita menjadi pribadi yang mulia dimanapun kita berada setiap hari). So SEFT dalam formula 2 hari training akan membekali peserta di 4 domain tersebut yakni : healing + success + happiness + greatness. Pertanyaannya adalah setelah menguasai teknik ini apa benefitnya ? Tentu kegiatan atau aktivitas setelah selesai dari training ini yang akan menentukan sejauh mana SEFT dapat bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain. Sebab kami meyakini bahwa ‘knowing is nothing …’ tahu saja tidak cuku atau tak ada gunanya … maka di akhirpelatihan SEFT Total Solution Training diberikan materi secara inspirational mengenai : The Porpose of life human kind … tentu ini bahasan spiritualitas yang universal sifatnya. Nah, semoga dengan sedikit penjelasan ini menjadi lebih menarik bahasan SEFT ini … Insyaalloh, kita berharap, SEFT memberikan manfaat dan kebanggaan Bangsa kita tapi bisa menjadi salah satu nikmat alloh SWT yang di nikmati banyak orang di seluruh dunia. Bagi yang berminat mengikuti trainingnya akan di gelar terakhir di tahun 2008 di dua tempat. Pertama, Surabaya, Sabtu – Minggu, 22-23 Nopember 2008 di Hotel Mojopahit (Registrasi : Nurul. Jl. Barata Jaya XXIX no. 25 t. 031-5010055) dan JAKARTA, Sabtu-Minggu, 20-21 Desember 2008 (Registrasi : Vina : 021-86605151 ext 0. Jl. Jatiwaringin 24 kavling K Jakarta Timur). Preview dan coba SEFT Gratis kami selenggarakan setiap Minggu di dua tempat tersebut diatas (waktu dan jadual silahkan kunjungi http://www.LoGOS.co.id). Semoga Informasi ini bermanfaat.

    Salam LoGOS,

    SEFTer Endy,
    0818991915

    Nb. Teknik ini dikembangkan juga implementasinya untuk memperlancar bisnis property Anda dari sisi EMOSI. Cobalah segera … Insyaalloh ada akselerasi dalam bisnis Anda.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: