RSS

Ke Baitullah Berkat Tabungan Haji

29 Des

Bagi umat muslim wajar saja jika merasa iri melihat saudara-saudara kita yang pergi berangkat haji tahun ini. Kerinduan untuk bisa segera ke Tanah Suci sebaiknya bukan hanya menjadi angan di hati, tapi direalisasikan juga dalam bentuk rencana untuk bisa naik haji.
Ibadah haji memang ibadah yang perlu persiapan yang matang. Selain persiapan fisik dan rohani, persiapan keuangan pun tidak kalah pentingnya. Nah, salah satu produk yang bisa Anda gunakan untuk merencanakan dana naik haji adalah dengan menggunakan tabungan haji. Tabungan haji dikhususkan untuk para nasabahnya yang akan menunaikan ibadah haji atau umrah. Tabungan ini hampir sama saja dengan tabungan biasa namun ditambah lagi dengan beberapa.
Perencana Keuangan Safir Senduk menilai diantara kelebihan tabungan haji adalah pelayanan pendaftaran haji. Nasabah yang sudah memiliki dana yang cukup akan langsung didaftarkan oleh bank untuk mendapatkan jatah kursi naik haji. Bank akan secara proaktif membantu dalam pengurusan dokumen administrasi yang menjadi persyaratan calon jamaah haji ke Departemen Agama.
Menurutnya, bank juga bisa memberikan dana talangan naik haji untuk nasabah. Dana talangan ini tentunya tidak dimaksudkan meminjamkan uang pada nasabah untuk naik haji. Yang dilakukan bank memberi dana talangan hanya sebatas talangan untuk pendaftaran atau pelunasan. Dan nasabah harus sudah mengambalikan dana talangan tersebut sebelum keberangkatan.
“Jadi bukannya nasabah tidak mampu. Tapi ada kendala likuiditas yang ia hadapi. Di atas kertas, ia punya harta yang cukup, tapi uang tunainya belum ada. Misalnya, dananya masih dalam bentuk deposito yang belum jatuh tempo, atau masih menunggu pelunasan pembayaran yang baru akan diterimanya beberapa bulan lagi,” jelasnya.
Safir menuturkan dalam kasus seperti ini, bank bisa memberikan dana talangan untuk melunasi biaya pendaftaran ibadah haji yang sudah ditetapkan pemerintah. Dana talangan yang dapat diberikan bisa sampai 50 % dari biaya yang diperlukan. Selain itu, nasabah yang memiliki rekening tabungan haji diproteksi oleh asuransi jiwa dan kecelakaan. Sehingga bisa lebih tenang jika terjadi musibah. Baik itu musibah ketika masih berada di Tanah Air maupun ketika berada di Tanah Suci.
“Misalnya saja Anda sudah memiliki tabungan haji dan berencana untuk naik haji beberapa tahun lagi. Jika terjadi musibah pada Anda sampai meninggal dunia misalnya, maka keluarga yang Anda tinggalkan akan mendapatkan santunan. Bahkan, dana yang sudah Anda kumpulkan akan digenapkan sehingga tercukupi ONH untuk ahli waris yang anda tinggalkan,” paparnya.
Safir menambahkan dana tetap berkembang seperti tabungan lain yaitu menerima bagi hasil sebagai keuntungan bagi nasabah. Tapi persentasenya lebih kecil dibandingkan dengan tabungan biasa atau deposito. Hal ini sebetulnya wajar saja, karena tabungan haji sudah memiliki banyak fasilitas lain. Karena itulah tabungan haji ini lebih cocok untuk menyimpan dana naik haji dalam jangka pendek saja. Dengan adanya tabungan haji ini, diharapkan masyarakat bisa lebih siap secara finansial ketika memiliki keinginan yang kuat untuk segera menjalankan ibadah ini. Program penyiapan dananya bisa dilakukan secara lebih terfokus dan ibadah pun bisa dilakukan secara tenang.
“Jika Anda berencana untuk mengumpulkan dana naik haji dalam jangka panjang, mungkin ada baiknya menggunakan produk investasi yang lainnya. Jika jumlahnya sudah hampir mencukupi, barulah dipindahkan kedalam tabungan haji ini,” tandasnya.
Kepala Divisi BNI Syariah Ismi Kushartanto mengatakan selain berfungsi sebagai sarana menyimpan uang, tabungan haji membantu nasabah dalam hal administrasi pendaftaran haji. Sebab, tabungan tersebut khusus dirancang untuk membantu nasabah mempersiapkan BPIH dengan cara mendaftarkan nasabah langsung ke Departemen Agama secara online melalui siskohat (sistem komputerisasi haji terpadu).
Jika waktu pendaftaran haji sudah dibuka, bank akan mendaftarkan nasabahnya sebagai calon jamaah haji hingga mendapatkan kepastian untuk berangkat pada musim haji berikutnya.
”Hingga 2012, kuota haji sudah terpenuhi. Bila memang ingin mendaftar sekarang, ya harus sabar untuk tiga tahun mendatang,” tegasnya.
Sebagai trendsetter layanan perbankan untuk para jamaah haji, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus meningkatkan layanannya. Sebagai wujud komitmennya, BRI belum lama ini meluncurkan logo baru untuk layanan tabungan hajinya.
‘’Kita merubah branding dengan memperkenalkan logo baru untuk tabungan haji. Kami juga melakukan penambahan layanan melalui tabungan haji plus,’‘ papar Deputi General Manager Divisi Dana Jasa BRI, Widodo Djanuarso.
Hal ini sejalan dengan perubahan peraturan yang dilakukan oleh Departemen Agama (Depag) terkait program haji plus yang kini mekanis menya hampir disamakan dengan program haji umum. Untuk itu, BRI menyedia kan dua pilihan tabungan bagi nasabah, yaitu dalam bentuk rupiah ataupun dolar. Khusus dolar, ditujukan untuk tabungan haji plus.
Widodo optimistis, program ini akan sukses di pasaran. Apalagi melihat antusiasme ma sya rakat Indonesia yang ingin menunaikan iba dah haji. Saat ini saja, lanjutnya, banyak ma syarakat yang sudah antri untuk berangkat haji pada tahun 2010/2011.
‘’Dengan mekanisme dolar (haji plus) yang hampir disa ma kan dengan rupiah, maka akan semakin banyak orang yang menabung untuk haji plus,’‘ katanya.
Tak hanya itu saja yang ditawarkan oleh bank dengan laba terbesar itu untuk para nasabah khususnya yang ingin menunaikan ibadah haji. BRI bekerjasama dengan Master Card menyediakan layanan ATM berjaringan Internasional yang dapat digunakan di Saudi Arabia.
Menurut Widodo, para nasabah yang membuka tabungan haji Britama akan secara otomatis mendapatkan Kartu ATM BRI yang dapat digunakan untuk bertransaksi di tanah suci. Sehingga, jamaah tidak perlu lagi repotrepot membawa uang tunai ketika sedang menunaikan ibadah haji. Layanan ini tentunya akan menimbulkan perasaan aman dan jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lebih khusuk.
Layanan tabungan haji BRI, katanya, telah dimulai sejak tahun 2001. Tahun ini ada sekitar 65 ribu nasabah BRI yang berangkat haji dan sekitar 300 ribu nasabah yang sudah mendapatkan kursi hingga tahun 2011. Para nasabah BRI sebagian besar berasal dari luar perkotaan.
Jumlah ini, ungkap Widodo, merupakan yang terbesar diantara bank-bank lain.
Selain program-program tersebut, BRI juga membuka layanan penukaran uang Real di tiap cabang BRI dan juga embarkasi. Jumlahnya sekitar 20 lokasi. Istimewanya, layanan ini tak hanya ditujukan untuk nasabah BRI namun juga nasabah bank lain.
‘’BRI tidak hanya memberikan kemudahan bagi nasabahnya namun juga masyarakat luas dengan membuka layanan penukaran uang Real. Kami sadar, mata uang Realtidak begitu populer di tempat penukaran uang ( money changer). Karena itu, kami menyedia kan layanan ini agar nasabah dan juga jamaah haji lainnya dapat menikmati manfaatnya,’‘ ungkap Widodo.
Perencana keuangan Padma Finansia Ita Guntari menambahkan, sebelum memutuskan menyimpan dana untuk haji, penting menetapkan target waktu pelaksanaan ibadah haji. Apakah empat tahun mendatang atau lima tahun mendatang. Penetapan target berguna untuk memprediksi besar uang yang harus dikumpulkan. ‘
“Ongkos naik haji cenderung naik dari tahun ke tahun. Kita memang tidak tahu pasti jumlahnya. Tapi, kita bisa memprediksikan besarnya. Untuk kenaikannya, minimal disesuaikan dengan inflasi,” jelasnya.
Ita mencontohkan ambil rata-rata kenaikan inflasi 10%. Bila berpatokan dari ongkos haji tahun ini, mungkin ongkos haji tahun depan naik sepuluh persen. Dua tahun mendatang, dari harga yang sudah bertambah sepuluh persen itu ditambah sepuluh persen lagi, begitu seterusnya hingga pada tahun yang kita targetkan. ‘
‘Yang jelas, dana tabungan untuk haji itu jangan disiapkan pas-pasan. Siapkan lebih untuk dana cadangan selama di tanah suci,” imbuhnya.
Selain dana haji, lanjut Ita, ada baiknya menyiapkan pundi-pundi yang lain sebagai bekal keluarga yang ditinggalkan. Tidak adil juga rasanya, selama beribadah, pendidikan dan kehidupan anak-anak di tanah air justru tidak terurus. Pisahkan pundi-pundi cadangan itu dari simpanan haji supaya lebih mudah dikontrol.
”Jangan lupa juga untuk tetap memproteksi diri dengan asuransi. Itu sebagai jaga-jaga. Bila suatu ketika kita sakit, segala biaya rumah sakit dan berobat akan ditangung asuransi, sehingga tidak menguras dana haji,” tegasnya
Sementara Unit usaha syariah (UUS) PT Bank Permata Tbk (Permata Syariah) menjalin kerjasama dengan Asuransi AIA Syariah dan PT Muna Bina Insani (Munatour) meluncurkan Permata iB Umrah.
Kepala Divisi Permata Syariah Adrian A Gunadi mengatakan melalui tabungan ini, masyarakat diberikan kemudahan dan keleluasaan dalam merencanakan ibadah umrahnya sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya. Selain itu, nasabah dapat menentukan sendiri besarnya simpanan maupun jangka waktu tabungan dengan bagi hasil yang kompetitif serta dapat melaksanakan transaksi e-banking.
“Permata Syariah secara konsisten terus mengembangkan dan meningkatkan produk serta layanan. Kami memahami bahwa masyarakat memiliki kebutuhan dalam melakukan perjalanan ibadah, seperti umrah,” jelasnya.
Dengan membantu nasabah merencanakan tabungannya secara fleksibel, lanjut Adrian berharap nasabah bisa melakukan ibadah umrah dengan tenang dan tidak perlu khawatir karena bekerjasama dengan penyelenggara perjalanan berpengalaman dan asuransi bagi perlindungan nasabah.
“Harapan kami masyarakat dapat merencanakan dengan baik segala sesuatunya dalam hidup termasuk merencanakan perjalanan ibadah. Memahami kebutuhan nasabah dan memberikan produk sesuai dengan kebutuhannya merupakan hal utama yang senantiasa kami kedepankan,” tandasnya. (Seputar Indonesia)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Desember 29, 2008 in wealth management

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: