RSS

Bisnis Tanaman Hias, Keuntungannya Sewangi Bunga

17 Jan

Bunga memiliki sebuah gaya tarik natural yang luar biasa tetapi bunga juga punya gaya tarik material yang tidak kalah hebatnya. Bisnis tanaman hias adalah sebuah kekuatan baru yang mampu memberi warna pada peta bisnis di Indonesia. Tercatat lebih dari 1000 pembisnis yang bermain pada area ini. Bisnis tanaman hias memang mencakup segmen yang relatif luas. mulai kalangan bawah, menengah sampai atas pun ada di bisnis ini.
Berbisnis bunga hias memang bukan jenis usaha baru di kalangan masyarakat. Hanya dengan membeli puluhan anak tanaman hias dengan harga miring, merawatnya dengan telaten, lalu tinggal menunggunya selama beberapa bulan atau bahkan beberapa tahun bagi jenis tanaman tertentu, harganya bisa melonjak menjadi berpuluh kali lipat. Kemudian pebisnis tinggal meraup untung yang lumayan jumlahnya.
Selain itu, industri tanaman hias adalah industri yang ramah lingkungan dan dapat dibudidayakan di Indonesia yang terletak di garis ekuator yang mempunyai sinar Matahari melimpah dan dapat menanam tanaman- tanaman yang tidak dapat di tanam di negara-negara subtropis yang mempunyai empat musim, yang menjadi target tujuan. Limbah industri ini pun bisa digunakan kembali (recycable) sebagai media tanam. Dan di atas semua itu, industri ini selain dapat menyerap tenaga kerja yang cukup banyak, juga dapat dijadikan objek wisata.
Menurut pemilik Ciapus Nursery, Edi Maryadi, krisis ekonomi dunia yang sekarang terjadi menyebabkan permintaan tanaman hias menurun. Harga beberapa tanaman hiaspun ikut merosot. Lihat saja, tanaman hias Anthurium kecil yang awalnya seharga Rp35 ribu. Namun sekarang harga per pohonnya hanya Rp10 ribu.
Namun kondisi tersebut ternyata tidak terlalu mengurangi keuntungan yang didapatkan penjual tanaman hias. Pasalnya, jumlah masyarakat yang membeli tanaman hias Anthurium cenderung lebih banyak dari kondisi normal. ”Kalau dihitung-hitung penurunan keuntungan yang diperoleh penjual tanaman hias tidak terlalu besar,” tuturnya saat dihubungi SINDO.
Bila belum memiliki pengetahuan mengenai usaha ini, sebaiknya tidak terburu-buru membuka usaha tanaman hias. Karena kunci keberhasilan utama bisnis ini adalah ketelatenan. Ini karena pemilik usaha harus merawat tanaman hias yang hendak dijual agar bisa ditawar dengan harga tinggi.
Kalau mau cepat berhasil, pelaku usaha tanaman hias harus mau belajar dan berani salah. Tanpa itu, mustahil bisa menemukan cara terbaik merawat tanaman hias. Bila sampai salah memperlakukan tanaman, misalkan dengan terlalu banyak berikan pupuk atau air. Tentunya tanaman hias yang akan dijual akan kehilangan keindahannya.
Karena itulah biasanya, penjual tanaman hias biasanya diawali dari hobi. Setelah berhasil memperbanyak sejumlah tanaman hias, barulah di jual kepada masyarakat. Dengan begitu, dana yang dikeluarkan relative sedikit. Karena untuk membeli bibit tanaman ‘perumahan’ paling mahal Rp10.000. setelah dikembangkan, hanya dalam empat minggu saja tanaman hias tersebut digandakan menjadi beberapa tanaman hias baru. Ketika usianya sudah dua bulan, harga satu tanaman hias tersebut bisa dijual Rp3000.
Pemilihan lokasi penjualan tanaman hias akan sangat mempengaruhi target pasar. Tentunya hal itu akan berimbas pada jenis tanaman hias yang dijual. Kalau dijual di jalan-jalan itu berarti pangsa pasarnya adalah masyarakat kelas menengah. Tanaman hias yang dijual harganya biasanya di bawah Rp500 ribu. Kalaupun menyediakan tanaman hias yang harganya diatas itu, jumlahnya relative terbatas.
Kalau kualitas tanaman hias yang dihasilkan relative baik, tanaman hias tersebut bisa dijual ke daerah lain atau bahkan Negara lain. Keuntungan yang didapatkan pun akan semakin berlipat ganda. ”Setiap harinya saya mendrop ratusan batang tanaman hias ke Jakarta,” terang pemilik gerai tanaman hias di Ciapus, Bogor, Jawa Barat, itu
Dia menjelaskan Ciapus nursery adalah perusahaan yang bergerak dibidang tanaman hias. Ciapus nursery merupakan kumpulan nursery-nursery rumahan yang banyak berada di daerah Ciapus, Bogor. Jawa Barat. Tanaman hias untuk konsumsi perumahan adalah spesialis perusahaannya.
Pemilik Aina Flowers, M Azis menerangkan, prospek usaha tanaman hias tetap akan. Karena pada kenyataannya masyarakat masih sangat membutuhkan keberadaan tanaman hias. Baik untuk ditanam halaman rumah ataupun di perkantoran. Bahkan sejak beberapa bulan terakhir pemerintah daerah telah banyak menanam tanaman hias pada berbagai sudut daerah.
Dia menjelaskan, pada saat ini ada beberapa jenis tanaman hias baik tanaman outdoor / indoor yang dicari masyarakat. Diantaranya seperti Adenium, Euphorbia, Anthurium, Philodendron, Puring, Palm, dan Aglaonema. ”Puring cenderung mendapatkan perhatian yang lebih karena perawatannya relative mudah,” jelasnya yang mempunyai tempat usaha di Sudimara Barat, Tangerang.
Agar tidak ketinggalan tren, ada baiknya penjual tanaman hias mencari berbagai informasi mengenai jenis tanaman yang sedang banyak dicari masyarakat. Dengan begitu, penjual bisa meningkatkan produksi tanaman hias tersebut. Sekaligus melakukan inovasi mengenai bentuk tanaman hias yang dijual.
Sementara, Sales dan Marketing Fioremio Florist, Joko Surono, menerangkan, kondisi ekonomi global yang sekarang terjadi tidak terlalu mempengaruhi pemesanan bunga di tempatnya yang terletak di Jalan Kecubung I Blok F No.9 Cilandak Permai, Jakarta Selatan. Menurutnya, selama mengetahui berbagai hal mengenai bunga, penurunan penjualan bunga tidak akan terjadi.
Untuk memulai usaha bunga, seseorang harus memiliki kreatifitas agar bunga yang tumbuh bisa sesuai dengan keinginan. Tanpa itu, rasanya mustahil bagi pedagang bunga yang mengkhususkan pada dekorasi bunga bisa berhasil. Apalagi jumlah masyarakat yang terjun ke usaha ini semakin bertambah banyak.
Seperti halnya penjual tanaman hias, pelaku usaha bunga dekorasi juga dituntut mengetahui tren, jangan sampai mempergunakan bunga yang sudah ketinggalan zaman atau salah mempergunakan desain bunga. Misalkan saja bila desain bunga simple modern sedang ngetren, ada baiknya dalam penggunaan dekorasi bunga pada acara pernikahan atau apapun, semaksimal mungkin mempergunakan desain itu pula. Agar jangan sampai dikatakan ketinggalan zaman.
Untuk membuka usaha bunga dekorasi, minimal memerlukan dana sebesar Rp50 juta. Dana tersebut dipergunakan untuk membeli berbagai kebutuhan seperti alat dekorasi bunga, lemari, vas bunga, serta berbagai contoh bunga untuk diperlihatkan kepada calon pembeli. ”Harga bunganya sendiri tidak terlalu mahal. Karena ada yang Rp7 ribu pertangkai. Biasanya masyarakat yang membeli hanya tangkai dipergunakan untuk acara-acara tertentu. Misalkan saja acara ulang tahun atau valentin,” paparnya.
Warna bunga yang dipilih untuk dibeli pun tergantung akan diserahkan kepada siapa bunga tersebut. Bila diserahkan kepada perempuan, biasanya bunga yang dibeli berwarna merah. Sedangkan kepada laki-laki terdapat dua warna dominan, yakni merah dan putih. (Seputar Indonesia)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 17, 2009 in wealth management

 

One response to “Bisnis Tanaman Hias, Keuntungannya Sewangi Bunga

  1. alim

    Agustus 11, 2009 at 13:50 p08

    this prospek a good and perfect it’s a complete. refer to a my life,and thank you for people that make this all. thank very much,,,,,,,,,good luck and always succes,,,,,

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: