RSS

Interior Minimalis Masih Menjadi Tren 2009

17 Jan

Pemilihan interior rumah tinggal, tak dipungkiri menjadi bagian keseharian sekaligus cermin gaya hidup masa kini. Semakin spesifik pilihan tersebut, semakin tergambar jelas bagaimana taste ataupun karakter sang pemilik rumah. Sejalan dengan gaya hidup masyarakat yang kian dinamis.
Direktur Utama PT Indo Jati Furniture, Mahfuzi, mengaku, setidaknya ada dua desain furniture yang cukup banyak mendapatkan perhatian masyarakat, yakni modern minimalis dan antik dengan penyelesaian dengan system rustic. Rustic menurut pengertian mode adalah sesuatu tampak bahan yang terlihat penuh tonjolan agak kasar namun indah dan terkesan alami.
Dia menjelaskan, semua itu berlaku sama untuk semua furniture yang dibuatnya. Mulai dari sofa, bedset, meja makan, set kantor, sampai meja belajar. Misalkan saja pada sofa yang dibuatnya. Selain dapat berfungsi sebagai tempat duduk, juga berfungsi untuk menyimpan majalah dan koran. Desain ini merupakan pengembangan dari ide penempatan koran atau majalah yang tidak sekadar di bawah meja. ”Selain memudahkan, juga simpel. Itulah salah satu kelebihan furniture yang kami buat,” terangnya saat dihubungi SINDO.
Kendati mempergunakan desain modern minimalis, namun dia mengaku tetap mempergunakan kayu jati sebagai bahan utama untuk membuat berbagai produk furniturenya. Kalaupun ada campuran, persentasenya tetap lebih banyak kayu jati. Ini karena kayu jati memiliki kekuatan yang lebih daripada jenis lainnya.
Sementara furniture yang mempergunakan desain antik tetap diproduksi karena ternyata permintaan masyarakat terhadap desain ini cukup besar. Padahal harga furniture dengan desain itu relative lebih mahal bila dibandinkan dengan desain modern minimalis. Ini karena sebagian besar yang membelinya merupakan masyarakat kelas menengah atas.
Mebel antik yang diproduksinya terdiri dari berbagai macam seperti kursi, dan lemari. Keindahan mebel-mebel antik yang dibuat PT Indo Jati Furniture terlihat pada bentuk serta ukiran low dan half relief yang terdapat di sekujur mebel. Mebel tersebut juga awet karena berasal dari kayu jati yang mendunia. Harga yang ditawarkanpun relative besaing.
Untuk 2009 mendatang, duga dia, sepertinya tren furniture masih tetap seperti 2008. kendati begitu, dia mengaku, tetap akan mengeluarkan berbagai desain furniture sebagai alternative kepada masyarakat. ”Pada tahun lalu juga seperti itu. Khususnya pada desain antik,” tuturnya.
Sementara pemilik Sarah Furniture, Tasmini, menjelaskan, berbagai produk furniture di tempatnya seperti kamar set, kursi tamu, kitchen set dan meubel kantor lebih banyak yang dibuat dengan desain klasik dan minimalis. Ini karena desain tersebut relative banyak diminati masyarakat.
Sebagian besar furniture modern minimalis yang dibuat di perusahaannya memiliki warna yang netral seperti hitam, cokelat, hijau tanah, ungu gelap, ataupun peach yang sedikit terang dan lembut. Sedangkan untuk sofa-sofa keluarga berukuran besar dan mewah, banyak dipilih warna-warna lembut, seperti peach, biru langit, ataupun putih pucat. ”Minimalis biasanya dipergunakan masyarakat menengah bawah. Sedangkan klasik menengah atas,” terangnya.
Gaya modern minimalis juga terlihat dalam cara perakitan. Dengan sistem knockdown, konsumen dapat dengan mudah membawa furniture kesayangannya ke mana pun pergi. Untuk satu set tempat tidur saja, dapat dilipat dan dibawa dalam satu tentengan. Sehingga kalaupun konsumen tersebut pindah rumah, tidak memerlukan biaya ekspedisi yang terlalu mahal.
Kelebihan furniture klasik diperusahaannya adalah ukirannya relative lebih halus, kayunya didatangkan dari Jepara. Selain itu harganya juga relative terjangkau. ”Saya pernah mengimpor furniture ke Jerman. ,” jelasnya. (Seputar Indonesia)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 17, 2009 in properti

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: