RSS

Krisis Datang, Pengembang TErus Rilis Klater Baru

01 Feb

Kondisi ekonomi global yang sekarang terjadi sedikit-banyak mempengaruhi penjualan property di Indonesia. Namun bukan berarti industri property sudah kehilangan pasar. Karena pada kenyataannya industri property masih tetap memiliki pasar dan cukup diminati masyarakat.
Kalaupun sekarang terjadi penurunan penjualan property, kondisi itu lebih disebabkan sikap masyarkat ataupun pengembang yang berhati-hati menghadapi krisis ekonomi global. Apalagi sejumlah pengamat meramalkan dampak krisis ekonomi global baru dirasakan pada 2009. Tidak heran kalau ada sejumlah pengembang telah merencanakan menunda sejumlah proyek baru.
Namun begitu, bukan berarti tidak ada pengembang yang berani mengeluarkan klaster baru. Buktinya sejumlah pengembang seperti Lippo Village (sebelumnya bernama Lippo Karawaci), Summarecon Agung, Modernland, Intiland telah dan akan mengeluarkan klaster baru. Pengembang-pengembang tersebut ternyata sangat optimis, klaster yang telah dan akan dilaunching mendapatkan merespon positif dari masyarakat. Harga yang ditawarkanpun berbeda-beda. Mulai dari Rp450 juta hingga Rp14 miliar.
Direktur Lippo Village Norita Alex, menerangkan, pada Januari 2009 mendatang, pihaknya akan melaunching klaster baru yang bernama Emerald Green. Klaster tersebut hadir dengan edisi terbatas yakni sebanyak 23 kavling. Luasnya mulai dari 590m² hingga 1.600 m². ”Harga yang ditawarkan mulai dari Rp3,4 miliar hingga Rp14 miliar,” terangnya, Kamis (11/4) di Jakarta.
Pihaknya sengaja menjual kavling karena cukup besarnya permintaan masyarakat kepada pihaknya untuk menjual kavling tanah. Bila hanya menjual kavling, masyarakat akan bisa menentukan sendiri desain rumah yang dibangun. Hal itulah yang tidak bisa didapatkan masyarakat bila membeli rumah jadi.
Kendati begitu, pihaknya tetap memberikan rambu-rambu rumah yang akan dibangun. Misalkan saja, mengenai koefisien bangunan serta tidak diperbolehkan untuk tempat usaha ataupun praktek. Untuk mengantisipasi kavling yang dijual tidak dibangun, pihaknya akan mengharuskan penghuni agar sudah membangun rumah sebelum jangka waktu satu tahun.
Sebagai hunian yang nyaman dan menyenangkan, Emerald Garden memiliki banyak kelebihan. Diantaranya view lapangan golf, danau dan berbagai pohon rindang. Sehingga penghuni tidak perlu lagi ke luar kawasan perumahan untuk meditasi atau menyari kesunyian. Apalagi, setiap klaster hanya terdiri dari empat hingga tujuh unit rumah dan memiliki pintu gerbang masing-masing.
Walaupun belum di launching, terangnya, namun satu kavling sudah laku terjual dengan cara cash. Karena itulah, dia mengaku optimis, kavling rumah yang ditawarkan pihaknya akan direspon positif masyarakat. Apalagi, Lippo Village merupakan kawasan perumahan yang sudah didukung oleh berbagai fasilitas.
Karena sebagian besar konsumen Lippo Village adalah masyarakat kelas atas. Maka, dia berkeyakinan kondisi ekonomi global yang sekarang terjadi tidak akan mempengaruhi penjualan propertinya. Pada kenyataannya hanya unit rumah yang dijual melalui KPR saja yang terganggu atas tingginya tingkat suku bunga.
Emerald Garden juga sangat cocok dijadikan sebagai investasi. Lokasi yang strategis dan fasilitas yang lengkap tentunya akan membuat nilai investasi terus bertambah tinggi. Apalagi pada kenyataannya harga rumah tidak pernah turun. ”Pengalaman krisis 1998 menunjukkan property merupakan satu-satunya instrument investasi yang tidak pernah turun,” paparnya.
Advertising and Promotion manager PT Modernland Realty Tbk, Gunawan Setyo Hadi, menjelaskan, pada awal 2009 mendatang, pihaknya juga akan melaunching klaster Emerald di perumahan Modernhill yang terletak di Pondok Cabe, Pamulang, Ciputat. Nantinya rumah di kawasan hunian tersebut akan memiliki konsep town house. ”Kami sengaja memiliki konsep town house. Karena memang lokasinya sangat spesial,” jelasnya.
Penghuni rumah di kawasan perumahan Modernhill bisa melihat view Sungai Cisadane dari setiap kamar. Hal itu memungkinkan karena letak unit rumah dibangun relative tinggi, yakni sekitar 30 meter dari permukaan sungai. Harga perunit hanya berkisar antara Rp1,2 miliar hingga Rp1,5 miliar.
Klaster Emerald memiliki berbagai fasilitas seperti Exclusive Club House, kolam renang taman bermain anak, lapangan basket, Jogging Track, dan Intergated Total Security System. Sedangkan Estate Management di kelola oleh Colliers Internationel Indonesia. ”Desainnya modern minimalis tropis. Sedangkan tipe yang tersedia adalah Tipe Otter (200 m² /173 m²) dan Tipe Woodland (184m² /182m²),” terangnya.
Modernhill Pondok Cabe merupakan tempat investasi yang bagus karena dekat sekali dengan pintu tol JORR 2 kelak. Sehingga penghuni tidak perlu khawatir terjebak kemacetan kalau memilih berinvestasi di klaster Emerald. Lingkungannya juga masih sangat asri, bebas banjir, terletak di dataran tinggi berkontur bukit dan lembah, dengan kualitas udara yang sangat bersih dan bebas polusi.
Sementara Summarecon Serpong, baru saja meluncurkan klaster baru yang bernama Newton. Klaster tersebut ternyata mendapatkan respon positif dari masyarakat. Indikasinya terlihat ketika pihaknya melaunching penjualan Newton. Ratusan orang mengantri dan berebutan untuk membeli unit Newton. Saat ini, unit di klaster Newton sudah hampir sold out. ”Karena itulah saya optimis penjualan klaster Newton secara keseluruhan akan direspon positif masyarakat,” papar Direktur Summarecon Serpong Sharif Benyamin.
Klaster ini berada di kawasan baru di Summarecon Serpong seluas 100 ha. Klaster ini memiliki subklaster lagi yang bernama Newton A, B dan C. Newton A memiliki luas tanah 128 m² dan luas bangunan 126 m², Newton B (144m²/133m²) dan Newton C (162m²/151m²). Harga yang ditawarkan mulai dari Rp450 juta hingga Rp900 juta.
Cluster Newton dilengkapi fasilitas teknologi informasi, seperti jaringan internet broadband, koneksi wi-fi, televisi kabel, panic button, dan sistem keamanan terpadu. Juga tersedia fasilitas club house dan kolam renang. Konsep hunian di klaster tersebut memadukan teknologi dan pelestarian lingkungan diharapkan bisa memberikan kenyamanan dan masa depan yang lebih baik bagi para penghuninya.
Keluarga berusia muda merupakan target pihaknya untuk menjaring pembeli. Karena cenderungannya keluarga muda keinginan tinggal di kawasan perumahan yang dekat dengan pusat pendidikan. Apalagi di klaster Newton akan dibangun tiga pusat pendidikan bertaraf internasional.
Bukan hanya itu, di klaster tersebut akan dibangun Scientia Square yang terdiri dari apartemen, downtown area, serta dilengkapi dengan sebuah area hijau yang akan menjadi pusat aktivitas para pelajar dan mahasiswa. ”Bagi yang ingin berinvestasi tentu banyak mendapatkan keuntungan dengan membeli rumah di klaster Newton,” katanya. (Seputar Indonesia)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 1, 2009 in properti

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: