RSS

Desain Kantor Pusat Nestlé Indonesia

28 Apr

NYAMAN BEKERJA BERKAT KOMUNIKASI

Tidak ada masyarakat Indonesia yang tidak kenal Nestlé.
Sebuah perusahaan makanan dan minuman terkemuka di dunia yang mendukung nutrisi, kesehatan dan keafiatan (wellness) dan berpusat di Swiss.
Sebagai sebuah perusahaan besar yang beroperasi di Indonesia, Nestlé tentu sangat memperhatikan kantor pusatnya, agar turut mendukung image perusahaan dan moto-nya “Good Food, Good Life” itu. Kantor pusat Nestlé Indonesia berlokasi di dua tower, dari enam tower, yang memiliki desain mediteranian di Perkantoran Hijau Arkadia Jl TB Simatupang Kav 88, Jakarta Selatan.
Kantor pusat Nestlé Indonesia berada di lantai 3 hingga 7 tower B dan C, termasuk di ’jembatan’ yang menghubungkan kedua tower tersebut yang didesain atas pesanan Nestlé Indonesia.
Untuk masuk ke kantor pusat Nestlé Indonesia, pegawai maupun tamu harus melalui lantai lima. Keluar dari lift, meja front office hanya berjarak 3 meter dari pintu lift. Meja front office sepanjang kira-kira 6 meter itu berwarna coklat muda dan ’dijaga’ 5 resepsionis yang cekatan dan ramah, termasuk operator telepon dan security berseragam safari biru. Logo Nestlé berbentuk sarang burung dengan seekor induk sedang memberi makan dua anaknya, yang terbuat dari baja warna silver, terpampang megah di dinding cokelat belakang meja front office.
Di seberang front office terdapat ruang tunggu tamu yang cukup luas dan dipisahkan kaca transparan. Ruangan berkursi 8 dan desain minimalis itu tampak elegan. Sebuah mesin dispenser pembuat 5 varian minuman –NESCAFE dan MILO – tersedia. Para tamu tinggal menekan tombol saja untuk menikmati minuman yang dipilihnya.
Di dalam ruang tunggu itu tersedia lima ruang yang lebih kecil untuk menerima tamu secara lebih fokus. Menariknya, kelima ruangan kecil tersebut diberi nama tokoh-tokoh pewayangan Pandawa Lima – Arjuna, Bima, Yudhistira, Nakula dan Sadew – sebagai wujud perhatian Nestlé Indonesia terhadap pelestarian budaya dan seni.
Di lobi lantai 5 terdapat mock up ’warung tradisional’ yang terlihat menyolok karena menjual berbagai produk kebutuhan sehari-hari, dari makanan kecil, susu, penyedap masakan hingga perlengkapan mandi, baik produk Nestlé ataupun bukan. ”Kami memajang warung ini di lobi untuk membangun dan memelihara semangat tim dalam menjalin kemitraan dengan lebih banyak warung dan toko dalam menyediakan produk-produk Nestlé bagi konsumen, bukan hanya di pasar modern,” tutur Head of Public Relations PT Nestlé Indonesia Brata T Hardjosubroto kepada SINDO.
Secara umum kantor Nestlé Indonesia empat persegi panjang kira-kira 100 meter x 30 meter dengan koridor kosong vertikal bergaris-tengah sekitar 10 meter di tengah-tengahnya. Di koridor tersebut terdapat sebuah lift khusus Nestlé Indonesia berukuran 2m x 2,5m dengan dinding kaca transparan yang hanya melayani lantai 3 sampai 7 saja yang disewa Nestlé Indonesia. Mereka yang ingin bergerak sambiul exercise bisa mempergunakan tangga di kiri dan kanan lift.
Berkat koridor kosong di tengah inilah maka karyawan bisa saling melihat dengan jelas saat datang dan pergi atau saat bermobilitas. Konsep ini unik karena biasanya hanya bisa dijumpai di pusat-pusat belanja, mal atau plaza.
Nestlé Indonesia menerapkan konsep desain kantor seperti itu untuk membangun dan meningkatkan komunikasi internal, serta membiasakan karyawan untuk ‘saling terbuka’ dalam beraktivitas.
Konsep seperti itu juga meniscayakan pegawai di lantai berbeda untuk saling kenal dan mendorong kerja sama, sebab masuk-keluar kantor hanya bisa melalui lantai lima.
Di sudut-sudut strategis tiap lantai terpampang beragam kata-kata bijak terkait pentingnya menjaga kesehatan dan keafiatan (wellness) dengan gambar-gambar besar berwarna mencolok sekaligus turut mempercantik kantor.
Secara umum, masing-masing karyawan Nestlé Indonesia memiliki space cukup luas, sehingga lebih mudah mengaktualisasikan diri saat bekerja. Kertas-kertas kerja disusun rapi di setiap meja, sehingga membuat ruang kantor menjadi enak dipandang mata.
Bagi karyawati yang sedang menyusui bayinya, perusahaan menyediakan ruang laktasi atau ruangan khusus untuk memerah air susu ibu (ASI), untuk menjaga kesinambungan ASI bagi bayinya. Di dalam ruang laktasi yang didominasi warna coklat muda itu terdapat kulkas untuk menyimpan ASI yang sudah diperah. Di ruangan yang terletak di lantai empat itu juga terdapat poster mengenai tata cara memeras ASI yang benar. Ruang itu mencerminkan perhatian Nestlé Indonesia terhadap pentingnya ASI eksklusif dan dukungan penuh Nestlé terhadap kode etik pemasaran susu formula bayi “WHO Code”.
Di setiap lantai kantor terdapat ruang terbuka yang biasa dipergunakan karyawan untuk meeting secara informal. Di ruang tersebut terdapat beberapa meja tinggi tanpa kursi. Juga mesin dispenser pembuat 5 varian minuman – NESCAFE dan MILO – produk Nestlé sehingga nuansa informal menjadi lebih terasa.
Di lantai 7 tersedia ruangan serbaguna yang bisa dipergunakan sebagai tempat pelatihan. Ruangan tersebut cukup istimewa karena berbeda dengan ruangan lainnya. Salah satunya adalah berbagai pohon yang ditanam di pot dan beberapa kursi dengan warna mencolok. Interior tersebut tidak ditemukan di bagian lainnya.
Hal unik lain yang tak luput dari perhatian adalah posisi lampu penerangan di kantor pusat Nestlé Indonesia yang tidak menghadap ke bawah, melainkan ke plafon atas. Menurut Brata hal itu dimaksudkan agar pegawai menjadi lebih nyaman bekerja sebab mata tidak silau dan lelah akibat kontak langsung dengan lampu. (Seputar Indonesia)

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada April 28, 2009 in kantor

 

2 responses to “Desain Kantor Pusat Nestlé Indonesia

  1. lia

    November 3, 2009 at 13:50 p11

    bagaimana caranya untuk memiliki dispenser nescafe dan milo

     
  2. deeyaa

    November 30, 2011 at 13:50 p11

    wah, andaikan di kantor ku ada fasilitas kerja seperti ini, dijamin karyawannya pada betah bekerja disini. Bahkan mungkin mereka lupa untuk pulang, karena lingkungan kantor yang nyaman dan didukung fasilitas kerja yang baik.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: