RSS

Investasi menguntungkan dan Sederhana

28 Apr

Obligasi negara yang dijual secara ritel, disingkat ORI adalah produk investasi, dimana ORI memiliki risiko yang tergolong rendah karena dijamin pemerintah. Dan saat suku bunga cenderung turun, ORI bisa menjadi alternatif pilihan.
Obligasi negara yang dijual secara ritel, disingkat ORI adalah produk investasi, dimana ORI memiliki risiko yang tergolong rendah karena dijamin pemerintah. Dan saat suku bunga cenderung turun, ORI bisa menjadi alternatif pilihan.
Obligasi ritel adalah surat utang yang diterbitkan pemerintah dengan denominasi minimal Rp 5 juta, atau jumlah di atas itu dengan kelipatan Rp 5 juta. Sama halnya dengan obligasi biasa, ia memiliki bunga tetap, namun khusus untuk obligasi ritel ini pembayaran kupon dilakukan setiap bulan. Artinya, investor obligasi ritel dapat menikmati pendapatan bunga setiap bulan, seperti halnya pada deposito.
Selama ini masyarakat baru mengetahui beberapa cara berinvestasi antara lain deposito untuk mencari aman atau berinvestasi di saham untuk yang mau cari untung besar. Keamanan deposito terlihat dari nilai kapitalnya yang tidak berubah, namun mendapatkan keuntungan dari bunga. Misal kita punya uang 100 juta, maka jika didepositokan pada bunga 9% maka dalam setahun akan menjadi 100 juta + 10% dari 100juta = totalnya 110 juta. Ini murni menabung. Sementara kalau saham, yang dicari justru kapital gain, yaitu spread dari perbedaan harga pokok dari saham itu sendiri. Misal, beli saham TLKM 6 juta pada harga 6000, lalu menjualnya pada harga 7000, maka akan mendapatkan 7 juta, atau kapital gain nya sebesar 1 juta. Namun kalau harganya jatuh menjadi 5000, akan mendapatkan kerugian 1 juta juga.
ORI bisa dikatakan menabung, kalau nasabah membelinya untuk disimpan sampai akhir jatuh tempo. Contoh ORI001 jangka waktunya 3 tahun. Beli ORI 001 10 juta dengan bunga 12%, lalu disimpan selama 3 tahun, maka saat jatuh tempo, nasabah akan dapat 10 juta + 36% = 13,6 juta.
Begitupula dengan ORI II, yang diterbitkan sekitar awal 2007. ORI II memberikan tawaran bunga sebesar 9,28% per tahun yang dibayarkan tiap bulan. Diterbitkan dengan nilai nominal sebesar Rp1 juta per lembarnya, ORI baru bisa dimiliki bila kita berivestasi sebesar Rp5 juta dan kelipatannya. “Jadi relatif kecil nilainya, bahkan dibandingkan dengan produk perbankan yang saat ini mensyaratkan besaran setoran minimal deposito yang lebih dari Rp5 juta,” ujar perencana keuangan Eko Indarto.
Sementara ORI003 memiliki kupon bunga sebesar 9,4%, dan memiliki tenor lima tahun. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 12 September 2011. Sementara untuk ORI004 tawaran kupon bunganya adalah 9,5%, dengan tenor selama empat tahun, jatuh tempo 13mAret 2008 hingga 12 Maret 2012.Nominal per unit ditetapkan Rp1 juta, satuan dagang minimal Rp 5 juta, dan batas pembelian maksimal Rp 3 miliar.
ORI seri keempat tersebut termasuk yang paling digemari. Pembeli ORI 004 misalnya, terdiri dari 37.724 pemesan dari 31 provinsi minus Sulawesi Barat dan Irian Jaya Barat. Sehingga rata-rata agen penjual menjangkau sekitar 2.096 pemesan. Penjualan ORI 004 dibagi menjadi tiga wilayah yaitu pertama di Jakarta, kedua Indonesia Barat dan ketiga, Indonesia Tengah dan Timur. Pemesanan di DKI tumbuh sekira 46,62 persen bila dibandingkan dengan ORI 003, di Indonesia barat tumbuh 42,56 persen serta wilayah Tengah dan Timur tumbuh sebesar 30,87 persen.
Komposisi pemesan pada kisaran Rp5-100 juta yang paling banyak sebesar 54,59 persen dari total pemesan. Hasilnya kini struktur investor pasar modal makin variatif, tidak hanya mereka yang hanya mengerti tentang industri finansial saja, tapi seluruh lapisan masyarakat.
Menurut Departemen Keuangan Komposisi pembeli ORI dari karyawan swasta 22,98%, ibu rumah tangga 22,68%, wiraswasta 22,5%, lain-lain 21,67% persen dan TNI-Polri 10,71%. Data tersebut memperlihatkan tingginya animo masyarakat terhadap jenis obligasi ritel yang diterbitkan pemerintah itu. Tingginya animo ini tidak lain karena pertama investasi ORI memiliki return yang lebih tinggi setidaknya dalam tiga tahun terakhir.
Sementara ORI005 diterbitkan pada Agustus 2008, dengan kupon bunga yang jauh lebih tinggi dari ORI-ORI sebelumnya. ORI ini memiliki tingkat bunga 11,45%, dan jatuh tempo pada 15 September 2013. Tingkat kupon yang ditetapkan pemerintah sebesar 11,45 persen sesuai benchmark yang berlaku saat ini. Pemerintah juga sudah memperhitungkan ekspektasi inflasi sampai ORI 005 memasuki jatuh tempo. Meski sampai akhir tahun inflasi di prediksi mencapai 11,9%. “Bank Indoensia (BI) memperkirakan inflasi 2009 sebesar enam-tujuh persen. Artinya inflasi dalam jangka menengah turun,” paparnya.
Untuk ORI005 tersebut, memiliki nilai nominal sebesar Rp5juta dan maksimal Rp3miliar. Selain keuntungan yang lebih besar, ORI ini juga memiliki agen penjual yang lebih banyak. Pemerintah menunjuak 18 agen penjual ORI 005, antara lain : Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Bank Permata, Bank Lippo, Bank Panin, Bank Danamon, BII, Bank Mega, Bank Bukopin, Bank NISP, Citibank, Bank Niaga, HSBC, Trimegah Securities, Danareksa Sekuritas, dan Reliance Securities.
Dengan begitu, masyarakat bisa lebih mudah melakukan transaksi terhadap Obligasi yang
dimilikinya. Itu juga memperlihatkan ORI tersebut semakin likuid, dan tidak kalah dengan produk-produk perbankan. “Minat terhadap ORI semakin meningkat. Itu sebabnya, kita tingkatkan sosialisasi, sekaligus menambah agen penjual,” ujar Dirjen Pengelolaan Utang Negara, Rahmat Waluyanto
Sebabnya, selain berharap pada keuntungan kupon bunga, investor juga bisa mencari kapital gain seperti saham. Misalnya, dengan membeli ORI 001 10 juta dengan bunga 12%. Pantau harga obligasi di bursa obligasi, atau lewat realtime info provider, atau lewat koran. Jika ORI oversubscribe (banyak peminat), maka harga aslinya (100%) bisa saja menjadi misal 105% pada hari ke dua. Jual ke bidder yang berani memesan pada harga 105%. Jadilah pada hari kedua tsb, nasabah tadi mendapatkan kembali 10 juta + 5% kapital gain = 10 juta 500 ribu.
Selain itu, Prosedur pembelian ORI tergolong mudah. Calon investor dapat membuka rekening di bank, mendaftar menjadi nasabah agen penjual, kemudian menyetor uang ke rekening agen penjual sesuai jumlah investasi yang dikehendaki. Setelah itu investor mengisi kelengkapan formulir pemesanan disertai lampiran fotokopi KTP.
Jadi ORI ini benar-benar cara menarik untuk berinvestasi. Bisa untuk investasi seperti
deposito, namun bisa juga untuk spekulasi mendapatkan kapital gain,” papar Rahmat. (Seputar Indonesia)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada April 28, 2009 in wealth management

 

One response to “Investasi menguntungkan dan Sederhana

  1. Nifan sunandar

    November 8, 2009 at 13:50 p11

    Iya saya tertarik sama ori, mudah-mudahan saya punya cukup uang buat memesan ori.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: