RSS

Semakin Banyak Pengembang Masuk ke Apartemen Bersubsidi

28 Apr

Apartemen bersubsidi atau yang biasa disebut Rusunami merupakan bangunan bertingkat yang dibangun dalam satu lingkungan tempat hunian dan diperoleh melalui kredit kepemilikan rumah dengan subsidi maupun tanpa subsidi. Apartemen bersubsidi memiliki harga maksimal Rp144 juta. Masyarakat yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi, boleh membeli apartemen bersubsidi dengan harga non subsidi (membayar PPN 10%).
Salah satu apartemen bersubsidi yang sekarang sedang dikembangkan di Jakarta terletak di kawasan Kalibata City . Menurut Deputy GM Sales Kalibata City Fransiskus Afong, Kalibata City merupakan kawasan terpadu yang juga membangun apartemen bersubsidi. Kalibata City terbagi atas beberapa tahap, antara lain Kalibata Residences yang terdiri dari tujuh blok dengan total 7.000 unit. Serta Kalibata Regency yang terdiri dari tiga blok dengan total unit 2.500 unit. Unit apartemen bersubsidi di Kalibata Residence sudah sold out sedangkan di Kalibata Regency sudah mencapai 95%. Diperkirakan dalam waktu dekat, unit apartemen bersubsidi di Kalibata Regency juga akan habis.
Kendati Kalibata Regency merupakan apartemen bersubsidi, namun dia mengaku kalau desainnya sudah lebih berkelas. Hal itu bisa terlihat dari eksterior desain pada tampak bangunannya. jumlah liftnya yang mencapai enam unit, serta mempergunakan acces card untuk masuk ke pintu utama. ”Mungkin belum banyak pengembang yang menerapkan hal ini pada apartemen bersubsidi yang dikembangkannya,” tuturnya saat dihubungi SINDO.
Kalibata City merupakan kawasan Hunian Mixed Used yang berdiri di atas lahan seluas 12 ha yang terletak di Kalibata, yang merupakan lingkungan asri di pusat kota Jakarta Selatan. Karena itulah di lokasi itu, pengembang juga berencana membangun berbagai fasilitas kebutuhan dasar penghuni. Diantaranya fasilitas niaga dan olahraga. Dengan begitu, penghuni tidak perlu lagi ke luar dari kawasan apartemen untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kelebihan lainnya memiliki unit apartemen bersubsidi di Kalibata City adalah lokasinya yang terletak di kawasan strategis Jakarta Selatan. SAking strategisnya, penghuni tidak akan kesulitan menuju berbagai pusat bisnis dan perkantoran di Gatot Subroto, Semanggi dan Sudirman. Dari kawasan hunian, penghuni hanya memerlukan waktu sekitar 15 menit saja untuk menuju ke tempat-tempat tersebut. Kalibata City juga sangat dekat dengan sebuah pusat perbelanjaan. Saking dekatnya, untuk menuju lokasi tersebut penghuni bisa berjalan kaki.
Selain dalam waktu dekat, pengembang Kalibata City akan kembali membangun sekitar tujuh blok apartemen lagi. Hanya saja apartemen yang hendak dipasarkan dalam waktu dekat itu bukan kelas apartemen bersubsidi. Hal itu dimaksudkan agar kawasan hunian yang memiliki luas 12 hektar ini bisa ditempati oleh berbagai kelas masyarakat.
Menara Salemba Batavia merupakan apartemen lainnya yang berada di lokasi sangat strategis. Menurut Presiden Direktur Bahama Grup Reddy Hartadji, Menara Salemba Batavia sangat dekat dengan beberapa pusat pendidikan dan perguruan tinggi. Sehingga sangat cocok dibeli oleh masyarakat yang mengkuliahkan anak-anaknya di sejumlah perguruan tinggi di sekitar Salemba. Karena itulah, Menara Salemba Batavia sangat layak sebagai tempat berinvestasi.
Pada saat ini Bahama Group sudah dan tengah membangun hunian apartemen bersubsidi yang diperuntukan kepada masyarakat menengah ke bawah. Sejumlah proyek yang dikembangkannya antara lain Menara Kebon Jeruk, Menara Salemba Batavia, Menara Cawang, Menara Latumenten, dan apartemen bersubsidi Bintaro Hijau.
Kendati berlabel apartemen bersubsidi, namun bukan berarti penghuni tidak akan mendapatkan berbagai fasilitas. Karena menurutnya pada saat ini, pihaknya telah merencanakan dan mulai membangun beberapa fasilitas yang bisa dinikmati oleh penghuni. Beberapa diantaranya adalah kolam renang, lapangan tennis, jogging trek, taman bermain, mini market dan kios hingga restoran dan kafe.
Berbagai fasilitas yang disediakan akan menghadirkan kenyamanan hunian dan kemudahan akses keberbagai lokasi. Hal itu juga didukung lingkungan yang hijau, aman dan hanya selangkah dari tempat kerja. Tidak heran kalau tinggal di menara Salemba Batavia merupakan solusi terbaik bagi yang mendambakan gaya hidup urban.
Apartemen yang dikembangkan memiliki luas sekitar 1,6 hektar. Tower yang sedang dan akan dibangun berjumlah tiga tower. Sedangkan unit apartemen yang akan dibangun diperkirakan lebih dari 1.500 unit. Apartemen ini memiliki konsep single koridor sehingga menjadikan Menara Salemba Batavia sebagai apartemen bersubsidi yang terbaik di Jakarta. ”Kami telah menargetkan serah terima kunci ke konsumen pada 2010,” terangnya.
Apartemen bersubsidi lainnya yang terletak di kawasan strategis adalah Kebagusan City. Menurut Direktur Proyek Kebagusan City, Rudy Gunawan, Kebagusan City merupakan kompleks hunian berbasis lingkungan sejuk, hijau, dan nyaman. Dengan tinggal di apartemen bersubsidi ini, penghuni dapat melupakan hiruk-pikuk dan kerasnya kehidupan kota. ”KEbagusan City memberi solusi, berkonsep modern berbasis lingkungan nyaman dan segar. Serta harga terjangkau yakni mulai dari Rp100 jutaan,” tuturnya.
Apartemen bersubsidi Kebagusan City mempunyai keunggulan aksesibilitas lokasi yang prima yaitu mendapat akses langsung dari jalan Arteri Simatupang dan Jalan arteri Lenteng Agung. Serta dapat dicapai melalui jalan tol JORR Simatupang yang telah menyatu dengan jalan tol Cikampek, jalan tol Cipularang dan jalan tol Jagorawi.
Lokasi apartemen bersubsidi Kebagusan City yang dikelilingi oleh pertumbuhan kawasan komersial yang pesat di Jakarta Selatan dan juga dikelilingi oleh sejumlah kawasan perumahan menengah atas akan mempunyai citra dan nilai tambah seperti kenaikan nilai tanah dan property dilokasi ini sangatlah menjanjikan.
Pembangunan apartemen bersubsidi Kebagusan City di atas area seluas 10 hektar. Tahap pertama di atas area 2,3 hektar dibangun tiga buah tower yang masing-masing memiliki 20 lantai dan jumlah unit sebanyak 2119 unit. Typical bangunan terdiri dari studio, satu kamar tidur dan dua kamar tidur. Sedangkan luas mulai dari 22 meter persegi hingga 35 meter persegi. Tower pertama sudah laku hingga 90%.
Dia menjelaskan, tampilan fasada bangunan bertema modern diteruskan hingga ke layout ruangan. Didalamnya bertujuan untuk memudahkan penghuni dalam menata tempat tinggalnya sesuai dengan selera masing-masing penghuni. Selain itu, system pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik akan menimbulkan suasana asri dalam ruangan. (Seputar Indonesia)

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada April 28, 2009 in properti

 

One response to “Semakin Banyak Pengembang Masuk ke Apartemen Bersubsidi

  1. satrio

    Mei 26, 2009 at 13:50 p05

    Mari terus kita dukung pengembang yang
    membangun apartemen bersubsidi karena
    mereka menyediakan tempat tinggal bagi
    masyarakat menengah ke bawah agar masyarakat
    bisa mendapatkan tempat tinggal dengan harga
    terjangkau.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: